Usai
Badanku masih gemetar, pikiranku masih bergemuruh, hatiku masih terasa hancur, masih remuk, masih dipenuhi rasa sesak yang menyusupi setiap jengkal eksistensi diri.
Percayaku,
Yakinku,
Hilang.
Siang yang dipenuhi amarah itu seakan merobek setiap percayaku padanya, tentang kesabaran yang selalu aku puji, selalu aku bicarakan, selalu aku banggakan. Hilang.
Trauma bertahun-tahun yang selalu aku obati seakan masih membayangi diri, suaraku bergetar, tangisku tumpah, diri yang aku percaya takkan pernah menyakiti
Ternyata, sudah mati berhari-hari yang lalu tanpa aku sadari.

Komentar
Posting Komentar